Rabu, 18 April 2018

PROPOSAL PROGRAM KEAHLIAN AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sehubungan dengan upaya mewujudkan dan menindaklanjuti Kebijakan Dikmenjur tentang Reposisi Pendidikan Kejuruan menjelang tahun 2020 mengisyaratkan bahwa arah Pembinaan dan Pengembangan Sekolah berorientasi pada penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat menjadi asset pemerintah daerah dalam rangka otomoni daerah sekaligus mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan daya saing untuk menghadapi era global.
Sebagai konsekuensinya adalah SMK PP Negeri Sumedang sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan merasa berkewajiban untuk berperan serta membekali tamatannya dengan kecakapan hidup (life skill) secara integrative, yang memadukan potensi generic dan spesifik, guna memecahkan dan mengatasi problema hidup. Kecakapan hidup yang mestinya dimiliki oleh setiap tamatan yang akan terjun ke masyarakat tersebut antara lain, Kecakapan mengenal diri (personal skill), kecakapan berpikir rasional (thinking skill), kecakapan social (social skill), kecakapan akademik (academic skill) dan kecakapan kejuruan (vocational skill).
Disisi lain belakangan ini angka pengangguran semakin tinggi. Karenanya ada 3 (tiga) hal yang dapat diusulkan untuk mengatasi pengangguran tersebut, yaitu :
1) Mencari kerja membuka usaha mandiri
2) Pekerja menggarap sector perikanan ( kelautan )
3) Pekerja menggarap sector pertanian (melalui kegiatan transmigrasi)
Ketiga sector merupakan kesempatan yang terbuka lebar karena 2/3 luas daerah Indonesia adalah laut dan banyak tanah pertanian di luar Jawa yang masih tidur belum tergarap. Alternatif pertama, dimana pencari kerja membuka usaha sendiri adalah suatu langkah yang tepat tetapi sukar untuk diwujudkan karena banyaknya aspek yang mempengaruhinya, antara lain kompetensi dan keamampuan yang dimiliki oleh pencari kerja tersebut masih rendah.
Dalam usaha mewujudkan altenatif yang pertama (pencari kerja membuka usaha mandiri) maka diperlukan suatu pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi pencari kerja yang berusia diatas 15 tahun (lulusan SLTP) dengan Kompetensi Keahlian yang layak jual dan sangat dibutuhkan dipasar kerja pada era sekarang maupun untuk masa – masa mendatang. Salah satu Kompetensi keahlian tersebut adalah Agribisnis Hasil Pertanian.
Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia yang akan dikembangkan di SMK PP Negeri Sumedang diharapkan berhasil mengembangkan misi Pendidikan Nasional dan menghasilkan lulusan yang benar – benar berdaya guna di masyarakat, bilamana terdapat kondisi ideal yang terpenuhi. Diantaranya peralatan praktek yang memadai, kurikulum (silabus) diklat yang mutahir dan tenaga pengajar yang kompeten. Tiga hal inilah yang akan bersama – sama diwujudkan oleh SMK PP Negeri Sumedang dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dan Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Komitmen bersama ini penting guna merealisasikan semua hal telah diuraikan di atas.
1.2 Tujuan dan Sasaran SMK PP Negeri Sumedang
1.2.1 Tujuan
Tujuan sekolah sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Secara lebih rinci tujuan SMK PP Negeri Sumedang Kabupaten Sumedang adalah sebagai berikut :
1. Mencerdaskan anak bangsa khususnya dalam bidang pertanian serta mengubah paradigma negatif di sektor pertanian;
2. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mandiri dan mampu berkompetisi Dunia Kerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki;
3. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia yang memiliki kepribadian dan akhlak mulia, etos kerja yang tangguh, dan kompetitif serta mudah beradaptasi dengan lingkungan baru;
4. Mewujudkan lembaga pendidikan transparan dan akuntabel;
5. Membantu pemerintah dalam peningkatan Kompetensi pertanian di Indonesia.
6. Membantu masyarakat dalam membuka lapangan kerja di sektor pertanian terpadu;
7. Memberdayakan lingkungan sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang kondusif.
1.2.2 Sasaran Pengembangan
1) Mengoptimalkan proses kegiatan belajar mengajar, karena ditunjang oleh peralatan yang memadai, kurikulum ( silabus ) yang mutahir dan tenaga pengajar yang kompeten.
2) 5000 siswa lulusan SMP Negeri/Swasta di Kabupaten Sumedang
3) 1000 siswa lulusan MTs Negeri/Swasta di Kabupaten Sumedang
1.2 VISI DAN MISI
A. Visi
” BERAKHLAQULKARIMAH DAN UNGGUL MENUJU TERWUJUDNYA TENAGA PERTANIAN MENENGAH YANG KREATIF, INOVATIF DAN PROFESIONAL, SERTA MAMPU BERWIRAUSAHA MANDIRI “.
B. Misi
Untuk mencapai VISI tersebut, SMK PP Negeri Sumedang mengembangkan misi sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kualitas organisasi dan manajemen sekolah dalam menumbuhkan semangat keunggulan dan kompetitif;
2. Meningkatkan kualitas KBM dalam mencapai kompetensi siswa yang berakhlaqulkarimah dan unggul;
3. Meningkatkan kualitas kompetensi guru dan pegawai yang kreatif, inovatif dan profesional;
4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana pendidikan dalam mendukung penguasaan IPTEK;
5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM serta pembinaan kesiswaan dalam mewujudkan akhlaqulkarimah dan kemandirian;
6. Meningkatkan kualitas pengelolaan Unit Produksi dalam menunjang kualitas SDM yang mampu berwirausaha mandiri;
7. Meningkatkan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) secara berkesinambungan;
8. Memberdayakan lingkungan sekolah untuk mewujudkan lingkungan yang kondusif.
1.4 Profil Sekolah
Nama Sekolah : SMK PP NEGERI SUMEDANG
NSS : 401021022031
NPSN : 20254838
Kompetensi Keahlian saat ini : Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Kompetensi Keahlian yang diusulkan : Agribisnis Ternak Ruminansia
Kompetensi Keahlian : Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
Alamat : Jl. Margamukti Desa Licin Kec. Cimalaka Kab. Sumedang Kode Pos : 45353
Telp./Fax. : (0261) 203144
Email : smkpp_sumedang@yahoo.com
Website : http://smkppnegerisumedang.wordpress.com
Akreditasi : A
SK Akreditasi Terakhir : 02.00/694/BAP.SM/X/2011 Tanggal 28 Oktober 2011
Waktu Penyelenggaraan : Pagi
Kepala Sekolah : Drs. UU MULYANA, MM
NIP. : 19600608 198603 1 008
Jumlah Guru dan Pegawai : 37

BAB II
POTENSI DAN KOMPETENSI PENGEMBANGAN SEKOLAH
2.1 POTENSI DAN KELEMAHAN INTERNAL
2.1.1 Potensi Internal
• Telah memiliki guru dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Kompetensi keahlian;
• Telah memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai;
• Lokasi sekolah yang mudah dijangkau;
• Telah memiliki institusi pasangan untuk praktek kerja industri di DU/DI
• Jumlah peminat untuk menjadi calon siswa baru cukup baik, karena maraknya industry
2.1.2 Sarana/Prasarana dan Fasilitas
A. Keadaan Lahan
Luas Lahan Seluruhnya : 30.000 m2
Lahan Praktek : 20.000 m2
Luas Bangunan : 1.711 m2 Terdiri dari :
– Bangunan Kantor : 1 lokal
– Ruang Kelas : 15 Lokal
– Lab Pasca Panen : 1 lokal
– RPS : 1 lokal
– Lab. IPA : 1 lokal
– Ruang Guru : 1 lokal
– Ruang Perpustakaan : 1 lokal
– Ruang Administrasi : 1 lokal
– Ruang Wakasek : 1 lokal
– Green House : 1 lokal
– Mushola : 1 lokal
– Ruang Osis : 1 lokal
– Ruang Kegiatan Ekstra : 2 lokal
– Asrama : 1 lokal
B. Keadaan Siswa
KELAS X KELAS XI KELAS XII
JURUSAN JML
KLS L P JML
SISWA JML
KLS L P JML
SISWA JML
KLS L P JML
SISWA
Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura 3 37 24 61 4 56 34 90 4 63
28
91
JUMLAH 3 37 24 61` 4 56 34 90 4 63 28 91
Jumlah Laki-laki : 156 siswa
Jumlah Perempuan : 86 siswa
Total : 242 siswa
C. Fasilitas Lahan Terbuka
Lahan Terbuka Jumlah Luas (m2) Keterangan
Lapangan Basket 1 Beton bertulang
Lapangan volley 1
Lapangan Bendera 1
Lahan Kosong (Teduh) 1 3000 Berumput &
Pepohonan (Mahoni)
Taman 1 300 Berumput, bunga & tanaman hias
Lahan Praktek terbuka 1 10.000 Lahan bercocok tanam
D. Fasilitas gedung/ruang yang dimiliki terdiri dari :
Gedung/Ruang Jumlah Luas (m2) Keterangan
Ruang Teori/Kelas 15 48 Kondisi Baik
Perpustakaan 1 64 Kondisi Baik
TU 1 18/25 Kondisi Baik
Laboratorium Komputer 1 60 Kondisi Baik
Laboratorium IPA 1
Laboratorium Pengolahan
Ruang Ibadah 1 20 Kondisi Baik
Ruang Aula 1 96 Kondisi Baik
Gudang 2 40 Kondisi Baik
Ruang OSIS 1 64 Kondisi Baik
Ruang Penjaga Sekolah 1 48 Kondisi Baik
Ruang Security 1 Kondisi Baik
2.2 Kurikulum yang digunakan : KTSP 2006 (DOKUMEN TERLAMPIR)
2.3 Tenaga Kependidikan dan Peserta Diklat
a. Tenaga Kependidikan
N o Kelompok Guru Jenjang Pendidikan
S – 2 S-1 D3 <D3 Jml
1 Guru Produktif – 10 – – 10
2 Guru Adaptif – 11 – – 11
3 Guru Normatif 3 6 – – 9
4 BP / BK – 1 – – 1
Jumlah 3 25 – – 28
b. Peserta Diklat
Diharapkan peserta diklat (siswa) jumlahnya terus bertambah dan mampu mendongkrak penambahan siswa di SMKPPN Sumedang yang terus menurun, dari table data siswa berikut ini dapat terlihat perkembangannya.
NO TAHUN
PELAJARAN JUMLAH SISWA PERKELAS
I II III JML. SISWA
SELURUHNYA
1 TAHUN 2010 / 2011 147 183 163 493
2 TAHUN 2011 / 2012 102 143 183 428
3 TAHUN 2012 / 2013 96 78 135 309
4 TAHUN 2013 / 2014 98 96 78 272
5 TAHUN 2014/2015 61 88 91 240
2.4 Kesempatan ( Peluang )
 Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia merupakan Kompetensi keahlian yang layak jual, karena banyak dibutuhkan oleh masyarakat (baca : peluang kerja), sehingga diharapkan lulusannya dapat bekerja secara proposional di bidang yang berkaitan dengan Ternak baik itu Instansi Pemerintah maupun industri.
 Memiliki peluang untuk dikembangkan dengan mengadopsi pola – pola KBK (kurikulum Berbasis Kompetensi) dan KBP (Kurikulum Berbasis Produksi)
 Banyak bidang dan lapangan pekerjaan yang berkesinambungan (baca : membutuhkan) kompetensi pengolah muda, madya dan ahli.
BAB III
STRATEGI IMPLEMENTASI
3.1 Jangka Pendek
No Kegiatan yang akan dilakukan Rencana Kegiatan
1 Melakukan usaha untuk memperoleh Ijin Operasional Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Nopember – Desember 2014
2 Melengkapi sarana dan prasarana Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia Januari – Juni 2015
3 Melengkapi jumlah guru Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia yang sesuai dengan kebutuhan April – Mei 2015
4 Memperluas Networking dengan DU/DI April – Juli 2015
5 Implementasi Kurikulum KTSP untuk
Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia Juli 2015
3.2 Jangka Panjang
Implementasi jangka panjang yang diharapkan dengan penambahan kompetensi keahlian di SMK PP Negeri Sumedang adalah meningkatnya animo siswa untuk masuk ke SMK PP Negeri Sumedang. Dan dapat menyumbangkan tenaga kerja yang kompeten dan mampu bersaing untuk memasuki dunia Usaha/ Dunia Industri.
BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
1. Pengembangan Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia di SMK PP Negeri Sumedang dilakukan sebagai usaha untuk memberikan pelayanan Pendidikan Pasca SMP, dengan tujuan agar lulusannya nanti dapat menjadi pekerja mandiri, pekerja di Industri Peternakan dan sektor pertanian lainnya yang saat ini banyak membutuhkan keahlian tersebut. Berdasar fakta yang ada posisi pekerja tersebut masih langka dan didominasi oleh lulusan perguruan tinggi.
2. Merupakan langkah strategis untuk mengatasi pengangguran terdidik, karena
3. terbukti lulusan Kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia banyak yang diserap oleh industry yang bergerak di dunia pengolahan pangan
4. SMK PP Negeri Sumedang memberanikan diri membuka jurusan Agribisnis Ternak Ruminansia karena telah memiliki sarana prasarana, tenaga pengajar dan fasilitas pendukung yang sangat memungkinkan dibukanya Kompetensi Keahlian tersebut.
4.2 SARAN
Ijin operasional untuk Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia sangat diperlukan untuk mendukung keberlangsungannya Kompetensi keahlian tersebut, oleh sebab itu sangat diharapkan kesediaan Bapak / Ibu pengambil Kebijakan memberikan Ijin Operasional untuk dibukanya Kompetensi Keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia di SMK PP Negeri Sumedang mulai tahun pelajaran 2015/2016 nantinya.
REFERENSI
Depdiknas. 2001. Konsep Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill Education (Buku1), Jakarta : Tim Broad Base Education Depdiknas.
Depdiknas. 2001. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Jakarta
Direktorat Dikdasmen Depdiknas. 2002. Pengembangan Standar Kompetensi, Jakarta, Direktorat Dikmenjur. Depdiknas. 2002. menuju Penerapan Secara Utuh Pendidikan dan Pelatihan Berbasis,Kompetensi (Competency Based Training), Jakarta, Direktorat Dikmenjur Depdiknas. 2002. Model – Model pengujian Berbasis Kompetensi, Jakarta, Direktorat Dikmenjur
Depdiknas. 2002. peranan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Jakarta, Direktorat Dikmenjur
Depdiknas. 2002. kerangka Kualifikasi nasional Indonesia (KKNI) dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Jakarta, Direktorat Dikmenjur
Sager, S. 1985 Motivasi dan Disiplin Kerja Karyawan untuk Meningkatkan Produktivitas & Produksi, Jakarta : LSIUP
Sergiovani, JT. 1991. The Principalship : A Reflective Practice Pers Ective. Texas: Allyin and Bacon Company
Siagian, S.P. 1985 Teori Motivasi dan Applikasi. Jakarta : Bina Aksara
Taschereau, S. 1998. Evaluating the Impact of Training and Instituional Development Kompetensi : A Collabolative Approach. Washington : D.C : The World Bank

This Is The Newest Post